Wujud Toleransi Antar Umat Beragama, TNI-Polri Amankan Persembahyangan Hari Raya Nyepi Umat Hindu

BARABAI-Sekitar 100 orang Umat Hindu di Hulu Sungai Tengah menggelar persembahyangan Hari Raya Nyepi di Pura Agung Datu Magintir Desa Labuhan RT. 06 RW. 03 Kec. Batang Alai Selatan Kab. HST. Senin (15/03).

Kegiatan Persembahyangan Nyepi dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1943 dengan “TEMA : KOLABORASI DALAM MENUJU INDONESIA MAJU”.

Persembahyangan Nyepi bersama dipimpin oleh Pemangku Roben, S.Ag, diawali dengan Dharma Wacana dibawakan oleh Tomi Saputra, S.Pd.H dengan Tema : “Meningkatkan Sradha dan Bakti seluruh umat Hindu dalam merayakan Hari Raya Nyepi” dilanjutkan dengan Pemercikan Air Tirta.

Disampaikan oleh Pemangku Roben, S.Ag bahwa kegiatan Persembahyangan Hari Raya Nyepi Umat Hindu dilaksakan setiap setahun sekali setelah melaksanakan Ibadah Puasa selama 24 Jam.

Dan dalam pelaksanaan kegiatan persembahyangan nyepi tetap mematuhi prosedur Protokol Kesehatan Covid-19.”ucapnya.

Tak hanya itu kegiatan Persembahyangan Nyepi umat Hindu ini juga mendapat pengamanan oleh anggota TNI-Polri dari Kodim 1002/Barabai (Koramil 01/Birayang) dan Polres HST (Polsek Birayang).”imbuhnya.

Sementara itu Danramil 1002-01/Birayang Kapten Inf Subhan menuturkan bahwa pengamanan persembahyangan Nyepi umat Hindu ini dilakukan sebagai wujud dan bentuk toleransi umat beragama oleh TNI-Polri.”terangnya.

Lebih lanjut Kapten Inf Subhan menegaskan bahwa kami TNI-Polri siap mengamankan kegiatan keagamaan apapun selagi itu tidak bertentangan dengan ideologi kita Pancasila.”tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan persembahyangan Nyepi umat Hindu antara lain Ketua PHDI Kab. HST Irpani, Pinandita Said Harli, Pemangku Romansyah, Pemangku Roben, S.Ag, Kepala Adat Labuhan Suan, Penyuluh dan Guru Agama Hindu Kab. HST dan Umat Hindu Kab. HST.(pendim1002).

Berita Lainnya